Myze Hotel Waingapu Resmi Dibuka: Akomodasi Premium Bernuansa Lokal di Sumba Timur

Myze Hotel Waingapu kini resmi beroperasi di jantung Sumba Timur. Hotel ini dibuka pada 26 November 2025 dan langsung menarik perhatian banyak pihak. Tidak hanya wisatawan, tetapi juga pelaku bisnis pariwisata dan investor. Lokasinya yang strategis membuat hotel ini menjadi pilihan baru bagi siapa pun yang ingin menjelajahi Nusa Tenggara Timur.

Hotel ini berada hanya 10 menit dari Bandara Umbu Mehang Kunda. Selain itu, Myze juga dekat dengan beberapa destinasi unggulan seperti Pantai Walakiri, Bukit Warinding, Bukit Persaudaraan, dan kampung adat Prailiu. Dengan posisi tersebut, tamu dapat dengan mudah berkeliling Sumba tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Fasilitas Lengkap dan Nyaman

Myze Hotel Waingapu menawarkan 127 kamar dengan beberapa tipe. Kategori yang tersedia antara lain Studio 32, Studio 45, Studio 65, serta villa satu atau dua kamar dengan kolam renang pribadi. Setiap ruang dibuat dengan desain modern tropis yang dipadukan dengan sentuhan budaya lokal. Perabot kayu, warna hangat, dan ornamen khas Sumba memperkuat suasana tersebut.

Selain fasilitas kamar, hotel ini memiliki kolam renang outdoor, restoran Rasa Mame, kids club, spa Ratu Nggai, dan pusat kebugaran. Fasilitas ini dirancang agar tamu, baik keluarga maupun solo traveler, dapat beraktivitas dengan nyaman. Di sisi lain, Lodhu Pool & Bar menjadi tempat favorit untuk bersantai, terutama saat matahari terbenam.

Untuk kebutuhan bisnis, Myze Hotel juga menyediakan ballroom yang mampu menampung hingga 600 tamu. Selain itu, tersedia tiga ruang pertemuan yang dapat digunakan untuk rapat, pelatihan, atau kegiatan perusahaan. Dengan fasilitas tersebut, hotel ini menjadi pilihan ideal untuk acara berskala kecil maupun besar.

Desain yang Mengutamakan Kenyamanan

Konsep desain Myze Hotel Waingapu menonjolkan perpaduan antara budaya lokal dan gaya tropis modern. Eksterior bangunan memiliki garis arsitektur bersih dan kontemporer. Sementara itu, interiornya menampilkan elemen budaya seperti motif tenun dan palet warna alam. Ruangan yang terang dan ventilasi yang baik membuat tamu merasa lebih rileks.

Menurut Kaisar Kaisa Kasih Said Putra, CEO Myze Hotel, desain ini dibuat agar tamu dapat merasakan nuansa lokal tanpa mengorbankan kenyamanan modern. Ia menegaskan bahwa tujuan utama hotel adalah menawarkan pengalaman menginap yang sederhana, hangat, dan relevan dengan karakter Sumba Timur.

Wisata Budaya dan Promo Awal

Myze Hotel Waingapu juga menyediakan paket wisata tematik. Program ini mengajak tamu untuk merasakan budaya lokal melalui kunjungan ke desa adat, proses pembuatan tenun, hingga pertunjukan tari tradisional. Dengan cara ini, wisatawan dapat mengenal Sumba lebih dekat.

Untuk merayakan pembukaan, hotel menawarkan promo kamar mulai Rp790.000 per malam hingga 10 Desember 2025. Harga tersebut sudah termasuk sarapan dan tur singkat ke kampung adat. Oleh karena itu, promo ini cocok bagi tamu yang ingin mencoba pengalaman baru dengan harga terjangkau.

BACA JUGA:

Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat

Komitmen Myze Hotel tidak berhenti pada kenyamanan tamu. Hotel ini juga memberdayakan masyarakat lokal. Saat ini, 95 persen staf merupakan putra-putri Sumba Timur. Mereka mendapat pelatihan khusus agar mampu memberikan pelayanan profesional. Dengan langkah tersebut, hotel berharap dapat memberi dampak positif bagi perekonomian daerah.

Menurut General Manager Myze, Andy Bramasto, konsep pemberdayaan ini penting untuk menjaga identitas budaya. Ia juga percaya bahwa masyarakat lokal memiliki pemahaman terbaik tentang Sumba. Oleh karena itu, mereka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hotel ini.

Dukungan Pemerintah dan Harapan ke Depan

Pembukaan Myze Hotel Waingapu mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, menyatakan bahwa hotel ini dapat memperluas peluang pariwisata premium. Menurutnya, Sumba Timur membutuhkan lebih banyak akomodasi modern agar dapat bersaing sebagai destinasi wisata nasional.

Selain dukungan pemerintah, Myze Hotel dikelola oleh Artotel Group. Dengan pengalaman panjang di industri hospitality, Artotel Group membantu memastikan standar layanan yang stabil. Selain itu, kehadiran jaringan pemasaran yang kuat membuat hotel ini berpotensi menarik lebih banyak wisatawan.

Ikon Baru Pariwisata Sumba Timur

Dengan fasilitas lengkap, desain berkarakter, dan program berbasis budaya, Myze Hotel Waingapu siap menjadi ikon baru pariwisata Sumba Timur. Hotel ini tidak hanya tempat menginap, tetapi juga titik awal bagi wisatawan yang ingin merasakan keunikan Sumba secara langsung. Bagi pelancong, profesional, maupun pelaku bisnis, Myze Hotel bisa menjadi pilihan tepat untuk pengalaman yang lebih bermakna.